GAS (Gerakan Energi Cerdas)

06.58



Dari Minyak Tanah ke LPG
Tahun  2014 merupakan tahun terakhir program konversi dari minyak tanah (mitan) ke liquid petroleum gas (LPG) dilakukan. Pertamina sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dimandatkan untuk melaksanakan proses konversi dari minyak tanah ke tabung Elpiji dari 2007. Program ini terbilang sukses karena pemerintah dapat mendistribusikan 57,19 juta tabung Elpiji hanya dalam waktu 9 tahun program berjalan. Pada tahun 2016, masyarakat sudah menggunakan 89 juta tabung Elpiji 3 kg.
"Sukses utamanya adalah menekan subsidi BBM, utamanya Minyak Tanah dimana secara akumulatif penghematan subsidinya sejak pertama kali bergulir hingga saat ini telah mencapai Rp197 triliun, di mana konsumsi Minyak Tanah turun dari 9,85 juta KL pada 2007 menjadi hanya 850 ribu KL tahun lalu di antaranya digunakan untuk UMKM dan masyarakat di daerah yang belum terkonversi," terang Wianda, Vice President Corporate Communication Pertamina.
Tetapi dibalik kesuksesan konversi minyak tanah ke tabung Elpiji, ada rasa kekhawatiran dan ketakutan dimasyarakat, terlihat dari berbagai macam kasus meledaknya tabung Elpiji, belum lagi kasus tabung Elpiji palsu yang mengintai keselamatan pengguna, tidak sedikit masyarakat berpikir dua kali untuk berganti dari minyak tanah ke tabung Elpiji dan pada akhirnya masyarakat bertahan dengan minyak tanah.

Gerakan menuju Energi Baik
Terhitung sudah 3 tahun PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) hadir untuk masyarakat Indonesia, Perusahaan Gas Negara (PGN) adalah perusahaan nasional Indonesia terbesar di bidang transportasi dan distribusi gas bumi yang berperan besar dalam pemenuhan gas bumi domestik. PGN memberikan solusi praktis bagi masyarakat yang mempunyai ketakutan terhadap gas Elpiji, dengan gas bumi PGN harga jauh lebih murah disbanding dengan gas Elpiji, untuk 1 bulan biaya yang dikeluarkan hanya kisaran Rp.40.000, selain itu masyarakat tidak perlu khawatir bila tiba-tiba kehabisan gas seperti saat menggunakan LPG. Dengan jaringan gas dari PGN, maka gas akan terus mengalir selama 24 jam.




databoks.katadata.co.id

Dari tahun 2005 sampai 2015 data menunjukkan pada grafik berwarna biru muda hampir tidak ada penurunan pasokan gas kebutuhan domestik, dapat diartikan bahwa masyarakat semakin minat untuk beralih ke gas bumi.
Gas bumi mempunyai nilai lebih, Sales Area Head PGN Area Surabaya-Gresik, Misbachur Munir mengatakan bahwa beralihnya gas LPG ke Gas Bumi tersebut mendapatkan banyak manfaat bagi para pelaku UMKM pembuat lontong. Salah satunya adalah biaya yang lebih murah dari pada gas umumnya.
Tak hanya itu, menurut Misbachur Munir menggunakan gas bumi PGN dinlai lebih aman. Selain itu, gas PGN juga menyuplai dan menjamin gas yang dipasok selama 24 jam. Jadi, para pelaku usaha sangat leluasa saat berproduksi.
“Gas PGN lebih aman dan tentu gas ini sama seperti air PDAM. Kalau mau dipakai, pelaku usaha tinggal buka saja, tidak repot,” ujar Misbachur Munir.

Strategi Cerdas Membumikan Gas Bumi
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tahu akan kebutuhan informasi masyarakat yang cepat, PGN menjawab dengan meluncurkan PGN website, PGN mobile, dan PGN contact server. Dengan platfrom tersebut masyarakat dapat mengakses berbagai informasi secara mandiri, seperti keunggulan gas bumi, cara berlangganan layanan PGN, kalkulator energi, detil informasi pembayaran, tagihan pembayaran, dan lain-lain. Bukti keseriusan PGN adalah membangun  jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga terus dilakukan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Salah satu yang tengah dibangun di Bandar Lampung sebanyak 10.321 sambungan.





Sebagai bagian dari perusahaan milik pemerintah, PGN dapat menerapkan kebijakan guna memberikan solusi kepada masyarakat untuk memulai konversi dari gas Elpiji ke gas bumi.salah satu kebijakan yang dapat dilakukan adalah : Pengoptimalan Gas Bumi untuk UMKM Dan Rumah Tangga dengan Membangun Jaringan Gas Bumi Nusantara. Hal ini sangat mungkin dilakukan jika terjalin saling kerjasama antara pemerintah daerah sebagai perangkat yang bertugas membumikan gas bumi kepada masyarakat dengan pemerintah pusat yang membangun infrastruktur jaringan gas bumi, Viralkan Gas Bumi, Menuju Energi Biak!.


Referensi :
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2017/07/04/kebutuhan-gas-domestik-meningkat-alokasi-ekspor-dipangkas
https://finance.detik.com/energi/3567294/masak-sampai-puas-pakai-gas-bumi-cuma-bayar-rp-40000-bulan
http://news.liputan6.com/read/3036410/gas-pgn-dinilai-aman-dan-praktis
https://ekbis.sindonews.com/read/1196907/34/konversi-minyak-tanah-ke-lpg-bikin-negara-hemat-rp197-triliun-1492070466
http://megapolitan.kompas.com/read/2015/05/22/08374511/Bahaya.Intai.Pengguna.Gas.Elpiji.Palsu
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/ritel/14/04/21/n4dl3f-konversi-minyak-tanah-ke-lpg-kelar-tahun-ini
http://www.pertamina.com/news-room/siaran-pers/program-konversi-minyak-tanah-ke-elpiji-sukses,-rp197,05-triliun-subsidi-dihemat/

You Might Also Like

0 komentar

Instagram